Prof. Dr. Zikri Darussamin, MA

Judul: Integrasi  Kewarisan Adat Melayu-Siak Dengan Kewarisan Islam

Abstrak :

Penelitian yang berjudul ”Integrasi Adat Melayu dan Islam: Studi Kasus Kewarisan di Daerah Siak” bertujuan untuk mengetahui integrasi hukum kewarisan Islam dalam dinamika sosial masyarakat Melayu di daerah Kabupaten Siak. Paling tidak terdapat tiga pertanyaan yang ingin dicarikan jawabannya, yaitu bagaimana profil sistem nilai masyarakat Melayu-Siak, bagaimana pelaksanaan adat kewarisan masyarakat Melayu-Siaki, serta bagaimana bentuk integrasi antara kedua sistem hukum kewarisan tersebut,

Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data tentang pelaksanaan kewarisan secara empiris dalam masyarakat, penyelesaian sengketa di pengadilan, serta data yang secara normatif terdapat dalam peraturan-peraturan maupun perundang-undangan,  Hal itu dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara hukum kewarisan Islam dengan hukum kewarisan adat melayu di daerah Kabupaten Siak terjadi dalam tiga bentuk, yaitu alliansi, adopsi dan legitimasi. Integrasi dalam bentuk alliansi terjadi pada penetapan orang-orang yang menjadi ahli waris dan halangan-halangan yang menyebabkan ahli waris tidak mendapat harta warisan atau berkurangnya hak yang semestinya diterima oleh ahli waris karena adanya ahli waris yang lebih dekat serta distribusi harta warisan. Sementara integrasi dalam bentuk adopsi terjadi pada penetapan harta yang menjadi tirkah pusaka, dan pendistribusian harta warisan. Adapun integrasi dalam bentuk legitimasi terjadi pada  pemberian kewarisan pada ahli waris pengganti.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya integrasi hukum kewarisan  Islam dangan hukum kewarisan adat Melayu-Siak, yaitu; adat, kesamaan sistem kekerabatan, dan fleksibelitas hukum kewarisan Islam. Di antara faktor-faktor tersebut adat merupakan faktor utama yang menyebabkan dominannya hukum kewarisan Islam.

Kedepan, integrasi kedua sistem hukum tersebut  sangat mungkin mengalami perubahan. Harapan kita perubahan itu hendaknya mengarah kepada bertambah kokohnya integrasi kedua sistem hukum tersebut. Oleh karena itu, peningkatan aktifitas keagamaan dan pelestarian budaya melayu perlu diupayakan.

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: