Dra. Ellya Roza, M.Hum

Judul : MELACAK SEJARAH PULAU PENYENGAT SEBAGAI MAHAR PERKAWINAN  ENGKU PUTRI RAJA HAMIDAH BINTI RAJA HAJI FISABILILLAH

Abstrak:

Sebuah tradisi lisan berkembang dan diyakini masyarakat Melayu Riau yang mengatakan bahwa Pulau Penyengat adalah pulau mahar atau pulau mas kawin. Mas kawin yang  diserahkan Sultan Mahmud Syah III kepada Engku Puteri Raja Hamidah binti Raja Haji Fisabilillah. Dengan demikian, pulau Penyengat adalah milik Engku Puteri Raja Hamidah. Tradisi lisan ini dikhawatirkan akan membuat masyarakat dan generasi muda menjadi salah paham meyakininya sehingga muncul akibat yang tidak diinginkan di belakang hari. Oleh karena itu, dicarilah data  yang berkaitan dengan cerita tersebut. Setelah dilakukan pengkajian secara mendalam terhadap peristiwa yang diduga pernah terjadi yakni dengan menganalisis historiografi tradisional dan tulisan Belanda yang sezaman,   ternyata memang benar bahwa pulau Penyengat merupakan mahar perkawinan yang keempat Sutan Mahmud Syah III.

 

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: