Pangoloan Soleman Ritonga, Dosen fakultas Tarbiyah dan keguruan

Judul : ”AIR” SEBAGAI SARANA PENINGKATAN IMTAQ (INTEGRASI KIMIA DAN AGAMA)

Abstrak tulisan:

Salah satu anugerah terbesar yang diberikan oleh Allah SWT kepada mahluknya adalah air. Semua mahluk yang ada di dunia ini tiada dapat hidup tanpa air. Dengan air, Allah SWT menegakkan kehidupan dan memberikan rejeki bagi kita semua, dan dengan air pulalah Allah SWT menciptakan manusia sebagai salah satu unsur yang terdapat dalam tubuh. Jadi, air merupakan salah satu bagian penting bagi kehidupan mahluk hidup, termasuk manusia. Kurang lebih 70%-75% dari tubuh manusia terdiri dari air dan sisanya bahan padat1,2, dengan distribusi seperti terlihat pada tabel 1, bahkan semua yang hiduppun tercipta dari air sebagaimana yang difirmankan Allah SWT dalam al-Qur’an surat al-Anbiyaa’ ayat 30 yang artinya ”Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”(QS. al-Anbiyaa’ : 30)3

 

Tabel 1.

Distribusi Air di Dalam Tubuh4

No Nama Organ Kandungan Air
1. Otak 75%
2. Ginjal 83%
3. Jantung 75%
4. Paru-paru 86%
5. Otot 75%
6. Darah 83%
7. Hati 83%

Air menjadi sumber kehidupan paling penting. Hakikatnya lembut, namun kekuatan yang dikandungnya luar biasa. Air yang diam disebuah telaga bisa menghanyutkan. Air menyatukan berbagai bahan bangunan dari unsur keras sehingga membentuk dinding yang kokoh. Air laut bisa berubah menjadi tsunami dahsyat yang mampu meluluhlantakkan sebuah kota seperti di Aceh Darussalam. Air juga menjadi faktor kunci kehidupan mahluk lain seperti hewan dan tumbuhan. Air juga dapat berfungsi sebagai sarana pengobatan yaitu air yang higienis, air suci dan bersih dari kuman dan najis.

Disamping air dijadikan sebagai obat, ada silang pendapat bahwa air dapat menjadi sumber gizi bagi mahluk hidup. Sebagaimana yang dipaparkan oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah bahwa sejak dulu hingga sekarang kalangan ilmuan terus bergelut dengan berbagai penelitian ilmiah untuk memastikan apakah air dapat menjadi sumber gizi bagi tubuh mahluk hidup atau tidak.5

Hampir semua reaksi kimia dalam kehidupan memerlukan air, sehingga kekurangan atau ketiadaan air dapat lebih cepat membunuh dari pada kekurangan nutrien yang lain. Kenyataan ini terlihat dengan bukti bahwa kita hanya dapat bertahan hidup beberapa hari tanpa air, tetapi bila kekurangan zat gizi lain, kita dapat bertahan hidup beberapa minggu, bahkan sampai beberapa bulan.

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: