Siti Aisyah, Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Judul: “MENYINGKAP MAKNA RITUAL HAJI DALAM NASKAH “HAKIKAT SEGALA KELAKUAN KAIFIYAT ORANG NAIK HAJI”

Abstrak:

Tradisi tulis nusantara yang terdapat di dunia melayu telah menghasilkan banyak dokumentasi tertulis yang disebut dengan naskah kuno. Naskah kuno ini sekarang tersimpan di berbagai tempat, baik di lembaga maupun pada masyarakat. Naskah ini harus dijaga dan dikaji agar informasi yang terkandung di dalamnya diketahui oleh generasi berikutnya.  Menurut Soebadio, peninggalan suatu kebudayaan yang berupa naskah merupakan dokumen bangsa yang paling menarik bagi para peneliti kebudayaan lama, karena memiliki kelebihan yaitu dapat memberi informasi yang lebih luas. Selanjutnya Robson mengatakan bahwa kandungan isi naskah beraneka ragam, misalnya alam pikiran, kepercayaan, sistem nilai yang turun-temurun, menunjukkan berbagai aspek kehidupan dan karya manusia yang pada daerah tertentu. Naskah-naskah tersebut penting bagi pengetahuan kebudayaan daerah, yakni dapat memberikan gambaran mengenai kebudayaan nasional. Oleh karena itu naskah merupakan sumber yang tak ternilai harganya bagi kebudayaan manusia Indonesia yang pada hakikatnya bersumber pada kebudayaan daerah.

Naskah merupakan karangan tulisan tangan yang menyimpan berbagai ungkapan pikiran dan perasaan sebagai hasil budaya bangsa masa lampau. Kata ini diambil dari bahasa Arab, naskh. Terjemahan dalam basaha Latin, yaitu ‘codex’ dalam bentuk tunggal dengan bentuk jamak ‘codies’ yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi ‘naskah’–bukan menjadi ‘kodeks’. Kata ‘codex’dalam bahasa Latin menunjukkan hubungan pemanfaatan kayu sebagai alas tulis yang pada dasarnya kata itu berarti ‘teras batang pohon’. Selanjutnya dalam berbagai bahasa dipakai untuk menunjukkan suatu karya klasik dalam bentuk naskah. Istilah lain naskah adalah ‘manuskrip’yangdalam bahasa Inggrisnya manuscript. Kata ini diambil dari ungkapan Latin codicesmanu scripti, artinya buku-buku yang ditulis dengan tangan. Kata manu berasal dari kata manus, artinya tangan, dan scriptusx berasal dari kata scribere, artinya menulis.

Selanjutnya Naskah Melayu yang ditulis dengan tangan di atas bahan-bahan seperti kertas, kulit, lontar, buluh, gading, kayu, kain, dengan isi kandungan dan jangka waktu yang tidak terbatas. Naskah bertulis dalam bahasa Aceh dan Minangkabau serta naskah yang ditulis dalam bahasa Arab yang ditulis oleh orang Melayu dianggap sebagai naskah Melayu

Naskah Melayu sangat penting, baik secara akademis maupun sosial budaya. Secara akademis melalui naskah-naskah itu dapat diungkap nilai-nilai yang relevan dengan kehidupan sekarang. Sedangkan secara sosial budaya, naskah-naskah itu merupakan identitas, kebanggaan dan warisan yang berharga. Naskah merupakan hasil kegiatan intelektual dalam masyarakat tradisional (local genius) dan merupakan warisan budaya karya cipta masyarakat lama yang dapat digunakan untuk penelitian keagamaan, falsafah, kesejarahan, kesusastraan, kebahasaan, persoalan adat-istiadat, perundang-undangan, dan kajian-kajian dengan sudut pandang yang lain

Salah satu naskah yang menggunakan tulisan Jawi adalah naskah Hakikat segala kelakuan kaifiyat orang naik Haji yang berada di Musium Sang Nila Utama, Pekanbaru, Riau. Naskah ini sebenarnya tanpa judul, baik di luar maupun di dalamnya. Judul dengan Hakikat segala kelakuan kaifiyat orang naik Haji adalah kesimpulan penulis sendiri setelah membaca isi kitab tersebut. Hal yang menarik dari kitab tersebut adalah bahwa kitab tersebut Ritual Haji sesungguhnya memiliki makna simbolik yang dalam dan menganjurkan agar umat Islam yang sudah melaksanakan ibadah Haji berprilaku sesuai dengan makna tersebut. Naskah tersebut merupakan saksi sejarah tentang pengajaran Islam dalam membentuk karakter penganutnya. Naskah tersebut akan dikaji lebih lanjut dalam tulisan ini

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: